Selamat datang di BLOG BELAJAR TANPA BATAS bersama saya Rahmadona Sugiaty. Mari kita belajar dengan PORTAL RUMAH BELAJAR. BELAJAR DIMANA SAJA, KAPAN SAJA, DENGAN SIAPA SAJA
Blog Dunia Pendidikan

Webinar Pertamaku


Pada hari Rabu, 30 September 2020 melakukan webinar pertama. Bertema " Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dengan SAC (Smart Apps Creator) dan Pemanfaatan Portal Rumah Belajar. Gak disangka, ternyata Narasumbernya begitu luar biasa. Salma Nabila (SRB Jawa Timur). Seorang Guru Sekolah Dasar yang masih muda dan kreatif. Rupanya setelah saya telusuri, Salma Nabila adalah SRB tahun 2019. Luar biasa memang manfaat dari Portal Rumah Belajar ini. Ilmu dan wawasan kita semakin bertambah dengan mengikuti berbagai Pelatihan yang ada. Saya mengenalnya dari dunia maya. Karena sesama PembaTIK Level 4 tahun 2020 ini. 
    
Tak kalah hebat juga Narasumber yang satunya lagi, ayo...siapa yang kenal...???? Dia adalah seorang Guru juga dari Jawa Timur yaitu Ibu Rizka Elma Karunia (SRB Jawa Timur). Ternyata saat sebelum zoom, kami bercerita. Dia juga baru kali ini menjadi Sahabat Rumah Belajar dan menjadi Narasumber di webinar. Ini memang pengalaman yang luar biasa. Sungguh saya sangat beruntung bisa mengenal mereka berdua. Masih muda dan kreatif, saya jadi termotivasi untuk terus belajar dan belajar tanpa henti. Never stop learning...!

Awalnya, saya memang sangat gugup. Tetapi melihat kedua Narasumber tersebut, saya menjadi ingin selalu memperbaiki diri agar bisa tampil maksimal saat menjadi moderator. Memang luar biasa PembaTIK Level 4 ini, sangat... sangat... luar biasa. Level 4 level berbagi. Berbagi untuk Negeri tercinta. Yang lebih luar biasa adalah yang menjadi peserta pendaftaran sekitar 200 orang. Mungkin pada penasaran dengan Narasumber dan moderatornya...ckckckckkkkk...!!! Bukan donk pastinya, penasaran dengan ilmunya.

Semoga bermanfaat, jangan lupa kunjungi selalu blog saya...! Ikuti dan baca ceritanya, jangan lupa komentar, apabila ada tulisan yang masih belum bagus...! Karena kritik dan saran dapat membangun tulisan artikel saya. Saya ucapkan terimakasih kepada Pusdatin Kemdikbud. Karena saya sudah banyak memperoleh ilmu dengan mengikuti PembaTIK ini. Didaerah saya Kota Tebing Tinggi, saya yang pertama mengikuti sampai ke Level 4. 

Merdeka Belajar
Maju Indonesia

Rahmadona Sugiaty (SRB Sumatera Utara Tahun 2020)
Sumber gambar FB Salma Nabila



Rumah Belajar cara belajar yang asyik dan menyenangkan

             Semangat pagi semuanya...!!!

            Saya kalau sudah bercerita tentang Rumah Belajar, wahhhhh.....! Semangat berapi-api mulai muncul. Entah mengapa, ini saya rasakan setelah mengetahui manfaat dari Portal Rumah Belajar. Orang bilang, bahasa ngetrend sekarang kepo amat....!😀

Tapi biarlah...! Ntar kalau mereka mengetahui manfaatnya, pasti gak akan berprasangka seperti itu lagi. Bagaikan orang yang sedang jatuh cinta, semenjak mengenal Rumah Belajar selalu ingin berbagi manfaat Rumah Belajar yang asyik dan menyenangkan.

Ada fitur Sumber Belajar yang berisi konten video pembelajaran yang sangat bagus. Laboratorium Maya, Bank Soal, Kelas Digital. Ada juga Buku Sekolah Elektronik, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa. Keren bangetkan.....?

Saat bertemu temanpun, saya berbagi manfaatnya. Karena sangat membantu pembelajaran anak. 


Wahhh....!!! Benar ya...dengan Rumah belajar maka belajar menjadi asyik dan menyenangkan, kata mereka.

Alhamdulillah...!!! Ternyata bertambah yang mengetahui dan mengenal Portal Rumah Belajar. Karena berbagi tidak hanya bisa dengan materi, bahkan dengan berbagi ilmu dan wawasan pemikiran kita dengan yang lain juga merupakan amal jariyah kita kelak. Yang akan bisa menjadi amalan kita semasa hidup didunia. 

MERDEKA BELAJARNYA
MAJU INDONESIA

Rahmadona Sugiaty (SRB SUMUT 2020)

Kuliah Umum PembaTIK

         Kuliah Umum PembaTIK yang diadakan oleh PUSDATIN KEMDIKBUD sangat luar biasa. Saya sebagai PembaTIK Level 4 Sumatera Utara yang berasal dari Tebing Tinggi sangat bangga bisa mengikutinya. Sebagai salah satu dari SRB Sumatera Utara yang berasal dari Kota Tebing Tinggi, saya begitu berterimakasih. Banyak sekali ilmu yang sudah saya peroleh dari PembaTIK, mulai dari Level 1 sampai Level 4 sekarang. Apalagi jika saya terpilih menjadi DRB Sumatera Utara Tahun 2020 ini. 



Memang lautan ilmu tidak akan kita peroleh manfaatnya jika kita tidak benar-benar mengikuti dari hati. Niat dari hati akan teruji dengan sendirinya....! Tuntutan sebagai pendidik, menjadikan kita sebagai insan pembelajar yang tidak akan berhenti belajar jika ingin terus mengajar. 

Merdeka Belajarnya

Rumah Belajar Portalnya

Maju Indonesia

Ikuti pembelajaran gratis dari link dibawah ini...!

https://belajar.kemdikbud.go.id/



PEMANFAATAN MEDIA CONFERENCE UNTUK BERBAGI


        Pada kuliah umum PembaTIK Level 4 di hari ke - 5 ini gak kalah luar biasa ilmunya. Terimakasih Bapak atas ilmunya (Bapak Prof. Richardus Eko Indrajit). Kata-kata yang sangat saya ingat adalah berbagilah maka kita akan dikenang. Terimakasih banyak juga kepada PUSDTAIN KEMDIKBUD yang telah memfassilitasi segalanya. 

Mengapa kita harus berbagi...?

1. Internet memberikan manfaat kepada dunia karena para penggunanya saling berbagi.

2. Kekuatan sebuah komunitas terletak pada kesediannya untuk saling berbagi ilmu dan pengetahuan.

3. Cara menabung paling mudah adalah dengan cara membagikan yang dimiliki.

4. Dengan berbagi, maka nama seseorang akan dikenang sepanjang waktu, hingga keanak cucu.

Itulah sebabnya kita harus berbagi. Seperti kutipan berikut ini "Berbagi itu INDAH...!"

Mengapa menggunakan video conference?

1. Cepat, mudah, dan murah

2. Situasi dan kondisi pandemi

3. Masif dan viral secara efektif

        Permasalahan dalam berbagi via video conference antaralain:

* Waktu terbatas, yang ingin dibicarakan dan dibagikan banyak

* Tidak bertemu secara fisik, sehingga sulit membangun engagement efektif

* Infrastruktur dan piranti seluruh partisipan beragam, dengan kemampuan serta kehandalan/kinerja berbeda

* Banyak hal yang sulit diperagakan ketika emnggunakan mode komunikasi terbatas


Prinsip dan Kiat

(Menurut Bapak Prof. Richardus Eko Indrajit)

1. Tujuan berkomunikasi bukan sekedar menyampaikan pesan, berbagi membuat orang lain melakukan yang diinginkan.

2. Strategi proses video conference dengan baik dan lakukan seetting terhadap teknik yang diperlukan pada aplikasi yang dipergunakan. Jadilah/tetapkan Host dengan aturan mainnya dan lakukan gladi resik secara kolektif. Menguasai fitur-fitur pada video conference sangat penting.

3. Interaksi dan umpan balik sangatlah perlu untuk menjalin interaksi dengan yang lain.

4. Daya tahan dan jendela waktu efektif dalam beraktivitas via teleconference tidak banyak (primetime). Semakin lama berinteraksi, semakin rendah otensinya. Jangan terlampau banyak pesan yang ingin disampaikan, atau ilmu yang dibagi. Fokus pada satu atau dua hal, namun bahas secara mendalam.

5. Berbagi via video -conference berada dalam lingkungan digital yang dapat direkam, sehingga banyak pihak yang dapat menikmatinya kemudian pastikan interaksi berbagi anda direkam secara digital, agar dikemudian hari dapat di-VIRAL-kan dengan tujuan sebanyak mungkin pihak memperoleh manfaat daripadanya.

Akhir kata

Segera rekam dan share jangan menunggu untuk berbagi

Bagikan apa adanya dengan cepat jangan menanti segalanya sempurna

Manfaatkan sebanyak mungkin media jangan hanya menggunakan satu media

Lakukan walaupun hanya satu orang jangan mensyaratkan banyak partisipan

Lakukan sesuai literasi yang dimiliki jangan mensyaratkan banyak partisipan

Pelajarilah apa yang dapat diperbaiki jangan rau-ragu untuk mengevaluasi

        Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita....!!! 

 TERIMAKASIH PUSDATIN KEMDIKBUD

Merdeka Belajarnya, Rumah belajar Portalnya

Maju Indonesia









Latihan

Jawablah pertanyaan berikut ini...!!!


CORONA

       
             Puisi Corona, ungkapan hati karena adanya pandemi covid 19. Semoga saja semua segera dapat teratasi, dan dapat beraktifitas seperti biasa.

Cara menggunakan papan digital untuk daring



          Di saat sekarang pembelajaran dengan daring dilakukan untuk sementara waktu, karena adanya pandemi covid 19.